Kacau, Tuan; oleh Kaylei

0

Kacau, Tuan

Inspired by Mork and Day (Jimmy & Sea) on Last Twilight the series


***


Malam tak berjumpa cerah bumi timur

Koma eggan menemukan ujung titik berlajur


Kapal tiada mengindra dermaga alur

Adapun malu sebab kalah bertempur


Bukankah pernah lalui angkuhnya semesta dan seisi dunia

Sesudah kaset usang itu bersyair, dan sesudah menyaksikan senja terakhir


Bentala bertanya, “Mengapa terus menangis?” 

‘Ku jawab, “Maaf, hari lalu terlalu bengis.”


Kenyataan bahwa diri bukanlah raksasa di tengah sagara gelap nan ramai

Bertumpu dari yang hanya peta ketahui ketika belum pernah melewati 


Bak jenggala teduh kian habis terbabat tajamnya belati

Hingga semesta lelah berucap ‘hati–hati’


Namun, di sisi lain jagat raya saat kau pukul telak elok-ku

Ribuan bintang jatuh akan runtuh terburu


Murka sebab yang tak tahu harus angkuh 

Menyampaikan bangga atas jiwa mereka tersentuh


Sekejap tergantikan oleh salam penyemangat tak tahu diri

Datang melalui ingar tanpa tulang dari anasir berlalu–lalang 


Ini mengingatkanku tentang bengisnya hari lalu

Saat kau tahu aku tak mampu; membenahi kacaunya waktu






⁀➷ Catatan Kaylei

This was inspired by Last Twilight drama series. Aku masih kebayang perasaan pertama tahu perilisannya yang bikin aku langsung dapet hidayah menulis AWOAKWOAKWOK

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)