Tentang Hari Guru 2023
Aku sebagai salah satu anggota OSIS, entah kenapa merasa bahwa acara Hari Guru tahun ini tidak ada vibes khasnya. Bukan cuma aku, bahkan hampir seluruh anggota OSIS lain berpikiran yang sama. Yah, walaupun begitu kami tetap sibuk untuk persiapannya. Hasil dekorasi dan perlengkapannya cukup memuaskan dengan waktu persiapan yang benar-benar mepet. Bahkan kami baru mulai dekorasi di pagi hari itu. Dan seperti biasa aku kebagian tugas yang rumit. Mengedit short movie, membuat poster, membuat banner, hingga mencetak dekorasi. Rasa lelahku sebenarnya cukup terbayar ketika aku mendengar antusias penonton saat melihat hasil kerjaku, yang tentunya turut dibantu oleh teman OSIS lain.
Seperti hari guru sebelumnya kami juga mempersiapkan agenda pertunjukan dari murid. Kelas 7 mendapat kategori fashion show. Mereka memakai baju yang sesuai dengan setiap mata pelajaran di sekolah kemudian berpose ke tengah panggung layaknya fashion show sungguhan. Di akhir mereka juga membacakan puisi, dan setelah itu mereka berjejer horizontal di depan panggung. Aku pikir mau apa mereka? Ternyata untuk menunjukan hasil banner yang memperlihatkan foto para guru.
Lain hal dengan kelas 8. Mereka memilih menari dan bernyanyi. Lagu yang mereka pilih semacam JKT48, Sherina dkk, aku tak begitu tahu. Dilanjutkan persembahan nyanyi untuk para guru. Kali ini mereka pilih lagu Somewhere Only We Know oleh Keane.
Nah, kelas 9 terpilih untuk menampilkan drama singkat. Bercerita tentang seorang guru di tahun 2023 yang tanpa sengaja kembali ke 10 tahun lalu di mana ia masih SMA. Dari sana ia belajar apa arti sosok seorang guru yang sebenarnya. Secara keseluruhan drama ini berisi khayalan gila dan komedi. Jadi aku berharap guru-guru dapat terhibur dengan ini. Terutama bagian Edward dan Lionell di saat Khrisna tersadar dari pingsan. Karena menurutku itu lucu sekali.
Acara berlanjut dengan pengumuman nominasi guru. Di sini OSIS memberikan selempang nominasi dan tas yang terbuat dari snack, di dalamnya ada kesan pesan dari murid. Kalau saja para guru tahu seberapa rumit kami membuat tasnya; kami harap mereka puas dengan snack nya.
Mungkin Hari Guru merupakan hari yang ditunggu oleh para guru karena mereka akan mendapatkan banyak hadiah maupun persembahan dari murid. Memborong adalah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan guru–guru. Pasalnya mereka mendapat setangkai mawar, setangkai bunga balon, tas snack dan banyak lagi.
⁀➷ Catatan Kaylei
Tugas untuk penilaian UAS Prakarya 2023 semester ganjil.




